Senin, 07 November 2011

Teh ternyata sangat perlu diwaspadai.



Teh memang dapat memberikan manfaat bagi para peminumnya, tetapi ada juga beberapa orang tertentu yang dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi teh terlalu banyak karena bisa menjadi bumerang bagi kesehatannya.


Orang-orang tersebut adalah:




1. Ginjal terganggu

 Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan tak dapat  menahan kencing atau inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan pembuangan air kemih. Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan semakin memberatkan  penyakit pasien tersebut.

2. Wanita hamil

Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya.  Kalau ia terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh. Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan zat besi bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia dan kekurangan zat besi.

3.Ibu menyusui  

Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum the kental. Hal ini karena salah satu dari racun dalam the  (kafein) bisa mempengaruhi pengeluaran air susu, sehingga  ASI menjadi berkurang, selain itu kafein juga bisa masuk kedalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat mengakibatkan  usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak  henti2nya.

 4. Demam

Untuk orang yang sedang menderita demam, minum teh bukannya dapat menurunkan suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas tubuhnya. Hal ini dikarenakan  theophyline yang terkandung dalam teh dapat meninggikan suhu  badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan menjadi hilang atau berkurang.

5. Lemah saraf dan insomnia

Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum the karena hanya akan semakin memperparah penyakitnya. Hal ini  disebabkan kandungan kafein dalam teh dapat mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan metabolisme dasar,  sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa gelisah.

 6. Penderita kurang darah

 besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid  ini tidak dapat diserap tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat diserap melalui tubuh.   Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa dengan zat besi dan membentuk asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi. Bila tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi. Bila tubuh orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam tubuh bias berkurang, dan penyakitnya bisa bertambah parah.  7. Sembelit Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam the mempunyai peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.

8. Anak-anak

Minum teh tidak terlalu baik untuk anak-anak, hal ini dikarenakan setelah minum teh anak-anak akan mudah semangatnya, nafsu makannya menurun, selaput lendir saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi pencernaan makanan dan penyerapannya.  Asam tanat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan  vitamin B dan zat besi dalam makanan sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan menyusutnya volume eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia atau kurang darah.

9. Penyakit jantung

Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan mengidap jantung, teh memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang telah terlanjur menderita penyakit jantung merek harus menghindari minum teh kental, karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan tekanan darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak cepat, merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama jantung.  mengetahui beberapa sebab mereka pantang minum the tentunya akan menjadi perhatian bagi kita. Walaupun teh juga mempunyai manfaat bagi kesehatan tapi efek kesehatan the  lebih bersifat sebagai preventif. Dan itupun akan berarti jika teh diminum secara teratur dan dengan takaran yang tepat. Semoga bermanfaat!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © fresh inside